MUARA TEWEH - Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, Tajeri, mengatakan, kebutuhan perbaikan jalan nasional di Kateng harus segera direspons pemerintah pusat tanpa menunggu semakin banyak korban berjatuhan.
Ia menegaskan bahwa kondisi ruas jalan yang rusak parah, sempit, dan mengancam keselamatan pengguna jalan telah berlangsung lama tanpa penanganan yang memadai. Situasi ini, menurutnya, menjadi ancaman serius bagi masyarakat dan aktivitas ekonomi antardaerah.
“Kondisi jalan kita sangat memprihatinkan dan tidak layak untuk lalu lintas masyarakat,” katanya kepada Kalteng24.com, Kamis (13/11/2025).
Tajeri menyampaikan kondisi jalan Muara Teweh–Puruk Cahu serta Muara Teweh–Tamiang Layang sebagai contoh paling nyata dari buruknya kualitas infrastruktur nasional di wilayah Barito Utara. Menurut dia, kerusakan badan jalan di sejumlah titik semakin parah setiap tahun dan tidak pernah mendapat penanganan maksimal dari pihak berwenang.
Ia membandingkan kualitas jalan nasional di Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Selatan yang dinilai jauh lebih baik, mulus, dan lebar. Ketimpangan pembangunan infrastruktur ini disebutnya sebagai masalah serius yang layak mendapat perhatian Kementerian PUPR.
Tajeri juga mengungkapkan kondisi ruas jalan Muara Teweh–Buntok–Palangka Raya yang menurut laporan masyarakat berada pada tingkat kerusakan paling mengkhawatirkan. Ia menekankan bahwa kerusakan tersebut telah berlangsung bertahun-tahun dan tidak pernah ditangani secara menyeluruh oleh pemerintah.
“Jangan sampai kita menunggu ada korban baru dilakukan perbaikan,” katanya. (adv)
editor: pahit s. narottama
Jl. Sapan II A No. 36, Lantai III Palangka Raya, Kalimantan Tengah
081349219926
kaltengduaempat@gmail.com
Copyright © 2020 Berita Kalteng 24 All rights reserved. | Redaksi | Pedoman Media Cyber | Disclimer